Bos Twitter: Bitcoin bakal Jadi Mata Uang Dunia

Bos Twitter: Bitcoin bakal Jadi Mata Uang Dunia

Bos Twitter: Bitcoin bakal Jadi Mata Uang Dunia Jakarta – Jack Dorsey, pendiri sekaligus CEO Twitter ini mengatakan, Bitcoin akan menjadi satu-satunya mata uang di dunia dalam sepuluh tahun mendatang.

Dalam sebuah wawancara, CEO dari Twitter ini tampak sangat yakin bahwa Bitcoin akan keluar dari dari tren buruknya dalam beberapa bulan terakhir ini. Nantinya, ia memprediksi bahwa mata uang digital tersebut akan benar-benar diterapkan dimana-mana

“Dunia akan memiliki sebuah mata uang tunggal, internet akan memiliki mata uang tunggal. Secara pribadi saya yakin itu akan menjadi Bitcoin. Mungkin hal tersebut akan terjadi dalam waktu sepuluh tahun, namun bisa lebih cepat dari itu,” ujarnya, seperti detikINET kutip dari Tech Crunch, Kamis (22/3/2018).

Pria yang juga menjabat sebagai CEO Square, perusahaan fintech asal Amerika Serikat ini berpendapat, bahwa seiring berjalannya waktu, Bitcoin akan menjadi lebih baik terutama mengenai teknologinya. Hal tersebut merujuk pada anggapan yang menyatakan cryptocurrency belum memiliki kapabilitas untuk menjadi mata uang yang efektif.

“Ini akan lambat dan mahal, namun dengan semakin banyaknya orang-orang yang memilikinya nanti, hal tersebut akan hilang dengan sendirinya. Dengan teknologi baru yang mampu menyokong blockchain lebih baik, Bitcoin akan lebih mudah untuk dijangkau,” kata Dorsey.

Dukungannya terhadap Bitcoin pun tidak hanya lewat kata-kata semata. Pekan lalu, pria pemilik akun Twitter @jack ini telah menginvestasikan USD 2,5 juta untuk Lightning Labs, startup yang fokus pada protokol bernama Lightning Network yang bekerja pada pembayaran melalui cryptocurrency, termasuk Bitcoin.

Selain itu, ia juga berniat untuk terus mendukung Bitcoin melalui Square yang menyediakan layanan metode pembayaran. Tahun lalu, Square Cash sudah menambahkan cryptocurrency tersebut dalam sistemnya, dan sudah dapat diaplikasikan oleh para user dari fintech yang didirikan oleh Jack Dorsey dan Jim McKelvey pada 2009 lalu. (fyk/rou)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *